| SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI KEJAKSAAN NEGERI MUSI BANYUASIN | ISI SITUS BERSIFAT INFORMATIF BUKAN MERUPAKAN LEGAL OPINION DARI KEJAKSAAN NEGERI MUSI BANYUASIN APABILA TERDAPAT DATA ELEKTRONIK BASED YANG BERBEDA DENGAN DATA RESMI PAPER, MAKA YANG MENJADI ACUAN ADALAH DATA RESMI PAPER BASED.
Wednesday , 19 February 2020
Breaking News

Keluarga Ade Curigai Kematiannya

Sekayu, Sumsel, jurnalsumatra.com – Keluarga tak terima atas kematian Ikhlas P. Ade (22) bin Amir Hamzah Bahrun, beberapa hari lalu (rabu malam kamis (13-2) di Pesta Pernikahan OT Inova Desa tebing bulang kecmatan sungai keruh Kab muba, sepertinya masih meninggalkan kesan yang mendalam, atas hal tersebut pihak keluarga merasa curiga atas kematian korban,  karena dimata kelaurga anak itu baik-baik saja dan tidak ada masalah dengan siapa pun, apa lagi terlibat miras dan narkoba,  disamping itu juga dia anak laki-laki satu-satumya sebagai harapan keluarga besar Amir Hamzah, dengan musibah yang menimpa anaknya, karena kematian itu dinilai tidak wajar, keluarga juga menduga kalau anaknya memang sengaja di cekoki dengan minuman yang mengandung barang yang mematikan,

Kecurigaan berawal pada saat anaknya dijemput teman-teman nya, biasanya mereka langsung menjemput kerumah, namun pada saat malam kejadian teman-teman korban menjemput dijalan beberapa meter dari rumah tepatnya simpang empat Jembatan Musi (JM), kecurigaan bertambah pada saat korban kritis, semua teman-temannya yang menjemput tadi menghilang, bahkan yang membantu korban adalah orang lain.

Pihak keluarga juga minta kepada aparat kepolisian setempat agar dapat menindak lanjuti atas kejadian tersebut secara serius jangan sampai kejadian ini terulang lagi, kepada siapapun pelakunya kita  minta ditindak dan diproses sesuai hukum yang berlaku, jangan sampai permaslahan ini berlarut-larut dan ada korban lagi, demikian diungkapkan kakak korban Radius Rahmad beberapa waktu lalu dikediamannya.

Menurut ativis LSM LI Tipikor Muba ini, “kematian saudaranya beberapa waktu lalu membuat gram baginya, “saya tidak akan tinggal diam atas kejadian itu, bahkan sekarang sudah kita limpahkan kepihak yang berwajib tinggal menunggu saja siapa-siapa yang terlibat dalam hal ini, tetap kita tindak karena hal ini tidak bisa dibiarkan, apa lagi ini jelas ada kaitannya dengan miras dan obat-obat terlarang, yang dampak nya dapat menghacurkan masa depan bangsa”. Katanya.

Rahmad juga mengharapkan, “kepada pihak aparat kepolisian dapat memberantas peredaran narkoba   yang ada dikabupaten Musi Banyuasin ini, dan saya juga mengharap kepada semua elemen terutama rekan-rekan media dan LSM dapat mengawal pemberantasan narkoba yang sekarang sudah memprihatinkan seperti yang menimpah saudara saya Ikhlas P.Ade, belum lama ini, tegasnya.

Pihak polres Musi Banyuasin sekarang masih terus mengadakan penyelidikan guna menelusuri siapa-siapa yang dicurigai dan dimintai keterangan, seperti bebrapa  teman korban sendiri yang dimintai keterangan guna untuk penyidikan lebih lanjut, karena dugaan pihak keluarga itu pelakunya adalah teman korban sendiri. (Nurdin)

Comments are closed.